Minggu, 02 Desember 2018

MAKALAH AGAMA


MAKALAH AGAMA

D
I
S
U
S
U
N
OLEH : KELOMPOK 9
NAMA
KELAS
NIM
Lukman dani Nst
TIF D PAGI
1812000383
Septian dimas
TIF D PAGI
1812000298

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS POTENSI UTAMA
MEDAN




DAFTAR ISI
COVER.............................................................................................................................1
DAFTAR ISI......................................................................................................................2
BAB 1 PEMBAHASAN.................................................................................................................3
   1. Pengertian membangun keluarga islami....................................................................................4
   2. Dalil naqli dan aqli membangun keluarga islami.............................................................4

   3. Solusi islam Membangun keluarga islami........................................................................5


Pengertian membangun keluarga islami
Menikah dalam islam adalah menyempurnakan sebagian iman karena Allah ta’la, oleh sebab itu, menikah berarti melakukan ibadah atas nama Allah.  Untuk itu, Allah menyuruh hambanya untuk mencari pasangan dengan cara memilih calon pendamping sesuai syariat agama, dan sesuai ketetapan agama yaitu ta’aruf. Sebab pacaran dalam islam di larang, dan untuk menghindari zina agar tidak melakukan perbuatan yang di larang oleh agama.

Tujuan dari sebuah keluarga yang islami
Tujuan membentuk sebuah keluarga yang islami adalah untuk mendapatkan keluarga yang sakinah, yang pada hakekatnya keluarga yang sakinah adalah keluarga yang didasari oleh cinta dan kasih sayang (mawaddah dan warohmah) dari Allah SWT sebagai Sang maha Pencipta. Sehingga nantinya keluarga tersebut akan selalu diridhoi oleh Allah SWT .

Dalil naqli dan aqli membangun keluarga islami
Keluarga adalah elemen yang paling penting dalam kehidupan manusia. Peran keluarga sangat besar untuk membangun generasi penerus yang lebih baik, terutama pada zaman yang serba sulit sebagaimana sekarang ini. Keluarga mendapatkan porsi pembahasan yang cukup lengkap karena membangun keluarga yang sakinah menurut islam akan menyempurnakan agama kita. Berikut ini kajian islam mengenai keluarga sakinah

Membangun Keluarga Yang Sakinah Menurut Islam
Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam sabda Rasulullah SAW, yakni Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya” (HR al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman). Namun, tentu saja, untuk mendapatkan keluarga sakinah yang hidup dalam bingkai kebahagiaan, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelumnya. Berikut kita akan membahas beberapa hal yang terkait dengan penjelasan mengenai membangun keluarga yang sakinah sebagaimana di ajarkan oleh Islam

Berpegang pada Al Qur’an dan Sunah

Salah satu tips yang sangat penting dalam kajian islam untuk membangun keluarga kecil yang sakinah dalam balutan Islam adalah dengan berpegang teguh pada Al Qur’an dan sunah. Hal ini sangat penting karena kedua pustaka tersebut adalah pedoman wajib bagi umat Islam dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari.

Dengan menggunakan Al Qur’an dan sunah sebagai pedoman, maka kehidupan berkeluarga akan semakin dekat dan sesuai dengan agama sehingga mendapatkan banyak berkah. Al Qur’an dan sunah mengandung hukum yang lengkap dan merupakan pedoman dasar yang universal.

Ingat tujuan keluarga

Hal penting kedua dalam kajian islam untuk membangun keluarga yang sakinah adalah menyadari apa tujuan keluarga sebenarnya. Banyak keluarga yang hidup tanpa arah tujuan yang jelas sehingga tidak ada kebahagiaan yang hakiki dalam keluarga tersebut. Hal inilah yang biasanya menjadi sebab dari masalah harmonisasi yang terjadi dalam keluarga.
Dalam hal ini, Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa berorientasi pada tujuan awal keluarga. Tujuan awal keluarga adalah membangun kebahagiaan di akhirat. Dengan adanya konsep tujuan awal ini, apa yang akan dilakukan oleh sebuah keluarga tentu tidak akan jauh dari urusan akhirat dan inilah salah satu dakwah Islam.

Tumbuhkan cinta karena Allah

Cinta adalah hal yang sangat penting dalam keluarga dengan karenanya lah hubungan keluarga akan lebih harmonis dan berjalan bagaimana semestinya. Dalam hal ini, untuk membina sebuah keluarga yang sakinah, maka penting bagi setiap bagian keluarga untuk berusaha menumbuhkan cinta karena Allah SWT.
Kenapa harus cinta karena Allah SWT? Hal ini patut dipahami dengan baik. Cinta karena Allah SWT akan menjadi sebuah senjata yang ampuh untuk mencintai dan menerima pasangan dengan apa adanya dan bisa memahami kelemahan serta kekurangan pasangan masing-masing. Dengan bertambah usia pernikahan, tentu akan timbul kebahagiaan yang lebih dengan terus memupuk cinta pada Allah SWT.

Ikhtiar tanpa henti

Kebahagiaan dalam keluarga bukanlah sesuatu yang dapat dicapai dengan mudah dan waktu yang singkat. Dibutuhkan waktu dan usaha yang terus menerus untuk dapat mewujudkannya. Dalam hal ini, bagi mereka yang ingin mendapatkan keluarga yang sakinah dan berbahagia, maka konsep ikhtiar tanpa henti harus senantiasa dilakukan.
Lakukan ikhtiar dengan tepat untuk mewujudkan sebuah keluarga yang sakinah yang menjadi idaman bagi setiap insan. Ikhtiar juga harus dilakukan dengan baik, seperti 
dengan saling melayani, melindungi dan juga saling menyenangkan keluarga.

Beragam langkah tersebut harus dilakukan dengan penuh kesadaran dan ketelatenan karena dalam keluarga, terjadinya aral melintang adalah hal yang wajar terjadi. Dengan kesadaran tersebut, akan terbangun sebuah keluarga Islami yang sakinah.
Selain itu, perlu juga pemahaman ilmu agama yang jelas mengenai keluarga agar tujuan memiliki keluarga yang sakinah dapat tercapai dengan segera

Solusi islam Membangun keluarga islami

Cara Membangun rumah tangga Islami konsepnya sederhana yaitu lakukan segala sesuatu sesuai dengan ajaran syariah Islam. Dengan melakukan yang wajib dan halal dengan penuh komitmen; menjauhi yang haram dan dosa berusaha melaksanakan segala perilaku yang sunnah menurut kemampuan dan menjauhi yang makruh. Dan semua itu harus diberlakukan pada seluruh anggota keluarga.
Untuk mencapai ke arah itu, maka diperlukan sedikitnya tiga hal.

Pertama, pengetahuan yang cukup tentang hukum Islam tentang apa saja perkara yang wajib, halal, haram, sunnah, makruh dan mubah.

Kedua, diperlukan komitmen bersama yang kuat antara dua pemimpin keluarga yakni suami dan istri untuk secara konsisten mengamalkan yang sudah diketahui untuk diri sendiri dan seluruh keluarga.

Ketiga, berusaha untuk hidup dan bergaul bersama lingkungan yang baik dan soleh yang akan membantunya mempertahankan kebaikan yang sudah ada dan menambah kualitas kebaikan itu hari demi hari