MAKALAH
AGAMA
I
S
U
S
U
N
OLEH
: KELOMPOK 9
NAMA
|
KELAS
|
NIM
|
Lukman dani Nst
|
TIF D PAGI
|
1812000383
|
Septian dimas
|
TIF D PAGI
|
1812000298
|
PROGRAM
STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS
TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
MEDAN
DAFTAR ISI
COVER.............................................................................................................................1
DAFTAR ISI......................................................................................................................2
BAB 1 PEMBAHASAN.................................................................................................................3
1. Pengertian
membangun keluarga islami....................................................................................4
2. Dalil
naqli dan aqli membangun keluarga islami.............................................................4
3. Solusi islam Membangun keluarga
islami........................................................................5
Pengertian
membangun keluarga islami
Menikah dalam islam adalah menyempurnakan sebagian iman
karena Allah ta’la, oleh sebab itu, menikah berarti melakukan ibadah atas nama
Allah. Untuk itu, Allah menyuruh
hambanya untuk mencari pasangan dengan cara memilih calon pendamping sesuai
syariat agama, dan sesuai ketetapan agama yaitu ta’aruf. Sebab pacaran dalam
islam di larang, dan untuk menghindari zina agar tidak melakukan perbuatan yang
di larang oleh agama.
Tujuan
dari sebuah keluarga yang islami
Tujuan membentuk sebuah keluarga yang islami adalah untuk
mendapatkan keluarga yang sakinah, yang pada hakekatnya keluarga yang sakinah
adalah keluarga yang didasari oleh cinta dan kasih sayang (mawaddah dan
warohmah) dari Allah SWT sebagai Sang maha Pencipta. Sehingga nantinya keluarga
tersebut akan selalu diridhoi oleh Allah SWT .
Dalil
naqli dan aqli membangun keluarga islami
Keluarga adalah elemen yang paling penting dalam
kehidupan manusia. Peran keluarga sangat besar untuk membangun generasi penerus
yang lebih baik, terutama pada zaman yang serba sulit sebagaimana sekarang ini.
Keluarga mendapatkan porsi pembahasan yang cukup lengkap karena membangun
keluarga yang sakinah menurut islam akan menyempurnakan agama kita. Berikut ini
kajian islam mengenai keluarga sakinah
Membangun
Keluarga Yang Sakinah Menurut Islam
Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam sabda Rasulullah
SAW, yakni Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh
agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya” (HR
al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman). Namun, tentu saja, untuk mendapatkan keluarga
sakinah yang hidup dalam bingkai kebahagiaan, ada beberapa hal yang harus
dipersiapkan sebelumnya. Berikut kita akan membahas beberapa hal yang terkait
dengan penjelasan mengenai membangun keluarga yang sakinah sebagaimana di
ajarkan oleh Islam
Berpegang
pada Al Qur’an dan Sunah
Salah satu tips yang sangat penting dalam kajian islam
untuk membangun keluarga kecil yang sakinah dalam balutan Islam adalah dengan
berpegang teguh pada Al Qur’an dan sunah. Hal ini sangat penting karena kedua
pustaka tersebut adalah pedoman wajib bagi umat Islam dalam menjalankan
kehidupannya sehari-hari.
Dengan menggunakan Al Qur’an dan sunah sebagai pedoman,
maka kehidupan berkeluarga akan semakin dekat dan sesuai dengan agama sehingga
mendapatkan banyak berkah. Al Qur’an dan sunah mengandung hukum yang lengkap
dan merupakan pedoman dasar yang universal.
Ingat tujuan keluarga
Ingat tujuan keluarga
Hal penting kedua dalam kajian islam untuk membangun
keluarga yang sakinah adalah menyadari apa tujuan keluarga sebenarnya. Banyak
keluarga yang hidup tanpa arah tujuan yang jelas sehingga tidak ada kebahagiaan
yang hakiki dalam keluarga tersebut. Hal inilah yang biasanya menjadi sebab
dari masalah harmonisasi yang terjadi dalam keluarga.
Dalam hal ini, Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa
berorientasi pada tujuan awal keluarga. Tujuan awal keluarga adalah membangun
kebahagiaan di akhirat. Dengan adanya konsep tujuan awal ini, apa yang akan
dilakukan oleh sebuah keluarga tentu tidak akan jauh dari urusan akhirat dan
inilah salah satu dakwah Islam.
Tumbuhkan
cinta karena Allah
Cinta adalah hal yang sangat penting dalam keluarga
dengan karenanya lah hubungan keluarga akan lebih harmonis dan berjalan
bagaimana semestinya. Dalam hal ini, untuk membina sebuah keluarga yang
sakinah, maka penting bagi setiap bagian keluarga untuk berusaha menumbuhkan
cinta karena Allah SWT.
Kenapa harus cinta karena Allah SWT? Hal ini patut
dipahami dengan baik. Cinta karena Allah SWT akan menjadi sebuah senjata yang
ampuh untuk mencintai dan menerima pasangan dengan apa adanya dan bisa memahami
kelemahan serta kekurangan pasangan masing-masing. Dengan bertambah usia
pernikahan, tentu akan timbul kebahagiaan yang lebih dengan terus memupuk cinta
pada Allah SWT.
Ikhtiar
tanpa henti
Kebahagiaan dalam keluarga bukanlah sesuatu yang dapat
dicapai dengan mudah dan waktu yang singkat. Dibutuhkan waktu dan usaha yang
terus menerus untuk dapat mewujudkannya. Dalam hal ini, bagi mereka yang ingin
mendapatkan keluarga yang sakinah dan berbahagia, maka konsep ikhtiar tanpa
henti harus senantiasa dilakukan.
Lakukan ikhtiar dengan tepat untuk mewujudkan sebuah
keluarga yang sakinah yang menjadi idaman bagi setiap insan. Ikhtiar juga harus
dilakukan dengan baik, seperti
dengan saling melayani, melindungi dan juga saling menyenangkan keluarga.
dengan saling melayani, melindungi dan juga saling menyenangkan keluarga.
Beragam langkah tersebut harus dilakukan dengan penuh
kesadaran dan ketelatenan karena dalam keluarga, terjadinya aral melintang
adalah hal yang wajar terjadi. Dengan kesadaran tersebut, akan terbangun sebuah
keluarga Islami yang sakinah.
Selain itu, perlu juga pemahaman ilmu agama yang jelas
mengenai keluarga agar tujuan memiliki keluarga yang sakinah dapat tercapai
dengan segera
Solusi
islam Membangun keluarga islami
Cara Membangun rumah tangga Islami konsepnya sederhana
yaitu lakukan segala sesuatu sesuai dengan ajaran syariah Islam. Dengan
melakukan yang wajib dan halal dengan penuh komitmen; menjauhi yang haram dan
dosa berusaha melaksanakan segala perilaku yang sunnah menurut kemampuan dan
menjauhi yang makruh. Dan semua itu harus diberlakukan pada seluruh anggota
keluarga.
Untuk mencapai ke arah itu, maka diperlukan sedikitnya
tiga hal.
Pertama, pengetahuan yang cukup tentang hukum Islam
tentang apa saja perkara yang wajib, halal, haram, sunnah, makruh dan mubah.
Kedua, diperlukan komitmen bersama yang kuat antara dua
pemimpin keluarga yakni suami dan istri untuk secara konsisten mengamalkan yang
sudah diketahui untuk diri sendiri dan seluruh keluarga.
Ketiga, berusaha untuk hidup dan bergaul bersama
lingkungan yang baik dan soleh yang akan membantunya mempertahankan kebaikan
yang sudah ada dan menambah kualitas kebaikan itu hari demi hari
